Friday, March 15, 2013



     Secara kimiawi kandungan zat dalam urine diantaranya adalah air, urea, asam urat, ammonia, kreatinin, asam laktat, asam fosfat, asam sulfat, dan klorida. Selain itu terdapat pula garam dapur, zat-zat yg berlebihan dalam darah, misalnya vitamin c dan obat-obatan.
Urine mengandung zat padat sebesar 4 persen dan 96 perse air. Zat-zat padat yang ada dalam urine adalah sebagai berikut :
a. Urea, air dan ammonia sebagai sisa perombakan protein
b. Zat warna empedu yang member warna kuning pada urine
c. Zat-zat yang berlebihan dalam darah misalnya vitamin, sisa obatan, hormone dan zat kimia yang berasal dari makanan.
d. Garam-garaman khususnya garam dapur.

     Warna air urine yang normal adalah kuning cerah, warna ini disebabkan oleh karena zat yang bernama Bilirubin, apabila kencing berwarna kuning tua seperti air teh, harus dicurigai adanya gangguan pada metabolisme bilirubin tadi.
Menurut teori Ibnu Sina (dokter dalam sejarah islam):
Pencernaan berawal dari mulut,gaster (lambung), usus halus, usus besar. Dengan bantuan enzim makanan dicerna didalam lambung, menjadi sari2 makanan dan sisanya dibuang melalaui usus besar. Makanan yang menjadi sari makanan diedarkan oleh darah keseluruh tubuh.Sedangkan sisanya tidak langsung dibuang tapi disaring dulu melalui ginjal.

 Tau kah anda darah mengandung banyak nutrisi penting yang berguna untuk tubuh, yaitu ;
       - Darah, yang merupakan nutrisi untuk otak
       - Kahak, nutrisi untuk otak dan sendi berrfungsi sebagai pelumas
       - Empedu kuning, nutrisi untuk paru2
       - Empedu hitam , nutrisi untuk limpa dan tulang

Didalam ginjal inilah proses pewarnaan terjadi, mengapa begitu?.

     Nutrisi darah yang berupa empedu kuning akan banyak tersaring dalam ginjal. Setelah penyaringan, darah yang bersih diedarkan ketubuh sedangkan sisanya dibuang berupa air kencing. Maka dari itu kencing kita berwarna kuning.

0 comments:

Copyright © 2012 WinterGirl | Another Theme | Designed by Johanes DJ